Pages

Tuesday, November 1, 2011

2nd Gen Intel® Core™ i7 i975 Extreme Edition



Fastest high-end desktop CPU; supporting motherboard supports both graphics card vendors' multicard technologies.


Sebelumnya, Intel telah menyediakan Core i7 965 Extreme Edition untuk para penggila overclocker yang memakai board X58. Akan tetapi, seiring dengan perbaikan dan pengembangannya, Intel menyuguhkan kembali prosesor ekstrim untuk X58. Mungkin Anda akan berpikir bahwa ini hanya prosesor Core i7 965 yang telah dinaikkan sedikit kecepatan standarnya. Pada kenyataannya, Core i7 975 ini adalah hasil perbaikan dari pendahulunya.
Stepping Baru
Menurut pihak Intel, CPU dengan stepping D0 yang baru ini (i965 menggunakan stepping C0/C1) sudah diperbaiki secara internal agar dapat mencapai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. Hal ini memang terbukti dalam pertandingan overclocking terdahulu (GOOC 2009) yang memakai Core i7 975. Dengan bantuan pendingin nitrogen cair, para peserta dapat mencapai kecepatan setidaknya 5,4 GHz. CPU dengan stepping D0 tertentu bahkan mampu mencapai 5 GHz (ditampilkan Intel di Computex) de ngan pendingin udara berukuran besar.
PengujianPenasaran dengan hasil yang diperoleh dalam GOOC 2009, CHIP mencoba meng-overclock i975 yang hadir ke meja pengujian. Prosesor yang hadir ini memang merupakan tipe ES (engineering Sample). Jadi, seperti prosesor ES terdahulu, kinerjanya memang dapat dijadikan acuan. Akan tetapi, sering terjadi, prosesor serupa yang tersedia di pasaran bebas (non-ES) bisa mencapai kecepatan overclock yang lebih tinggi. Pendinginan yang digunakan CHIP dalam pengujian kali ini memang tidak ekstrim, hanya menggunakan HSF buatan Thermalright yang berukuran besar, dengan fan 12 cm 2000 RPM saja. Untuk mengendalikan panas yang dihasilkan prosesor, suhu ruang pengujian diturunkan hingga mencapai suhu kisaran 18-20°C. Sementara itu, komponen board X58 yang digunakan, dikipasi dengan dua fan 12 cm 1500 RPM.

“Menggenjot” i975

Kecepatan 4 GHz dapat dicapai prosesor baru ini dengan sangat mudah. Akan tetapi, saat hendak meningkatkan ke 4,4 GHz dengan Hyper-threading (HT on), system yang digunakan mengalami kesulitan menyelesaikan benchmark de ngan stabil. Peningkatan tegangan CPU,
Kesimpulan
Hasil Pengujian CHIP, meski cukup tinggi, memang tidak membuahkan hasil yang luar biasa. Akan tetapi, potensi i975 sudah terlihat nyata. Perbedaan sekitar 500 MHz antara kecepatan yang dapat diperoleh Core i7 965 dan Core i7 975 adalah peningkatan yang tergolong sangat baik. Seandainya CHIP menggu nakan pendingin kelas ekstrim, kecepat an lebih tinggi seharusnya dapat dengan mudah dicapai dengan peningkatan tegangan pada CPU. Jika dipikirkan kembali, pendingin ekstrim (liquid cooling atau bahkan dry ice) memang sudah sewa jarnya digunakan untuk meng amankan CPU ekstrim seharga kisaran US$ 1.000 ini saat proses overclock.








Kekurangan
Memerlukan motherboard baru yang mahal; chipset memerlukan tiga memori stick untuk efisiensi maksimum

No comments: